Proposal KUB Permohonan Bantuan Modal

April 09, 2013


P R O P O S A L


PERMOHONAN BANTUAN MODAL




Diajukan Oleh :

KUB “SINAR PANGHEOTAN”
















Alamat : Jl. Raya Bayah – Malingping. Km. 11 Desa Pondokpanjang Kec. Cihara Kab. Lebak Proponsi Banten.



BAB I

PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Propinsi Banten lahir melalui Undang-Undang No.23 tahun 2000 tanggal 17 Oktober 2000. Banten merupakan wilayah yang sangat strategis mengingat letak daerahnya berbatasan dengan Ibu Kota Negara dan juga sebagai jembatan gerbang antara Jawa dan Sumatera. Dengan luas wilayah 8.800,83 Km2 dan garis pantai 501 km, Banten memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang cukup besar.
Potensi sumberdaya perikanan tangkap di Banten saat ini baru dimanfaatkan 117.170 ton/tahun (Data Tahun 2002) sedangkan potensi lestari di perairan Laut Jawa sebesar 847.500 ton dan Samudera Hindia sebesar 656.000 ton.
Lahan yang baru dimanfaatkan untuk kegiatan perikanan budidaya sebesar 33.756,76 ha dari luas areal 153.412,560 ha (22,00%). Didukung dengan sarana dua buah Pelabuhan Perikanan di Karangantu, Serang (Pantai Utara Jawa) dan Binuangeun, Lebak (Pantai Selatan Jawa) dengan 32 PPI dan TPI yang tersebar di empat kabupaten dan satu kota. Semua ini tentunya memerlukan dukungan para investor untuk dapat mengembangkan potensi kelautan dan perikanan di Propinsi Banten.
Kelompok Usaha Bersama/ KUB Nelayan  (KUB “Sinar Pangheotan”) merupakan kelompok usaha  nelayan dengan yang berada di wilayah Banten Selatan khususnya Lebak Selatan. KUB “Sinar Pangheotan” menangkap ikan di sekitar TPI Pondokpanjang.

B. Potensi Perikanan  Kabupaten Lebak
Potensi perikanan di Kabupaten Lebak terdiri atas Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya. Perikanan tangkap terbagi atas perikanan tangkap laut dan perairan umum. Untuk perikanan budidaya dikelompokan menjadi Budidaya air tawar dan budidaya air payau.
         Sumberdaya manusia yang bergerak pada sektor perikanan pada tahun 2008 terdiri dari Nelayan 3.140 orang, Pembudidaya 17.184 orang dan Pengolah ikan 373 orang. Adapun  sarana dan prasarana pendukung perikanan berupa alat tangkap sebanyak 1.626 unit, Kapal Perahu sebanyak 709 unit, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebanyak 10 buah dan PPI sebanyak 1 buah.



 Tabel 1
Jumlah Armada Penangkapan Ikan Menurut Tempat Pelelangan Ikan di Kab. Lebak Tahun 2008
No
Nama TPI
Perahu Layar
Motor Tempel
Kapal Motor
Jumlah
1
Binuangeun
-
64
209
273
2
Tanjung Panto
-
21
-
21
3
Sukahujan
-
40
-
40
4
Cipunaga
-
48
-
48
5
Panyaungan
-
34
-
34
6
Situregen
15
21
-
36
7
Bayah
-
117
-
117
8
Pulo Manuk
-
19
-
19
9
Sawarna
9
39
-
48
10
Cibareno
-
73
-
73
Jumlah
24
476
209
709
Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
           Pada Tahun 2008 produksi jenis ikan tangkap laut sebagian besar jenis ikan Cakalang dan Tongkol dengan masing-masing produksi sebesar 305.455 kg dan 284.810 Kg. Untuk  ikan tangkap diperairan umum produksi terbesar pada jenis ikan tawes sebanyak 10.900 Kg. Sedangkan produksi budidaya ikan pada tahun 2008 produksi terbesar pada jenis ikan mas sebanyak 1.118.436 Kg.   
Tabel 2
Jumlah Areal Budidaya Ikan Tahun 2008
No
Tempat Budidaya
Jumlah
1
Perairan Umum


-         Sungai
887 Km

-         Danau
275 Ha

-         Rawa
36 Ha
2
Tambak
32 Ha
3
Kolam
646,2 Ha
4
Kolam Air Deras
6 Unit
4
Sawah
3.261,73 Ha
5
Keramba
776 Unit
6
Jaring Apung
12 Unit
Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
 Tabel 3
Produksi Perikanan Tahun 2004 - 2008
No.
Bidang Usaha
Tahun (Ton)
2004
2005
2006
2007
2008
1.
PENANGKAPAN IKAN






-    Laut
5.112,50
7.819,10
9.912,90
11.958,20
2.729,72

-    Perairan Umum
27,70
111,80
168,60
171,20
79,69

Jumlah I
5.140,20
7.930,90
10.081,50
12.129,40
2.809,41
2.
BUDIDAYA AIR TAWAR






-    Kolam
669,90
833,10
1.110,90
2.611,80
2.093,82

-    Sawah
1.556,20
1.787,20
1.914,30
1.137,50
1.016,44

-    Keramba
24,10
22,90
37,40
49,70
49,25

-    Jaring Apung
0
6,20
20,10
26,10
24,25

Jumlah II
2.250,20
2.649,40
3.082,70
3.825,10
3.183,76
3.
BUDIDAYA AIR PAYAU






-    Tambak
36,70
80,40
156,90
167,70
102,15

Jumlah III
36,70
80,40
156,90
167,70
102,15

Jumlah Total
7.427,10
10.660,70
13.321,10
16.122,20
6.095,32
Sumber : Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
(http://www.lebakkab.go.id/index.php?pilih=hal&id=39)
C.  Potensi Perikanan Tangkap Kabupaten Lebak
1. Luas Wilayah dan Panjang Garis Pantai

a. Luas Wilayah
:
29.607,69 Ha

b. Panjang Garis Pantai
:
91,42 Km




2. Udang

a. Potensi
:
301 Ha

b. Kapasitas produksi
:
720 ton/tahun (Intam U 2/tahun)

c. Lokasi
:
Kec Malingping, Kec. Cihara dan Panggarangan

d. Kodisi sekarang
:
-
Produk baru ditargetkan 40 ton/tahun
dari luas 55 Ha
-
Tingkat pemanfaatan 10% dari potensi 30 Ha
-
Petani tambak banyak sedangkan model
petani lemah



e. Kondisi yang diinginkan
:
-
Produksi mencapai 50% dari kapasitas
 produksi yang ditargetkan dengan pola U1, U2
 atau BU dan BI
-
Peningkatan intensifikasi dan ekstensifikasi
-
Peningkatan keterampilan petugas dan petani
-
Pemasaran berorientasi ekspor
-
Penyerapan tenaga kerja memadai
-
Kemudahan memperoleh modal



f. Faktor pendukung
:
-
Fisik teknis : 2 buah hatchery dekat laut dan
 dekat pelabuhan
-
Ekonomi bisnis : infrastruktur
-
Jalan desa dan saluran tambak KUD swasta
 dan LSM
-
Sosial Budaya : animo masyarakat tinggi
-
Kebijakan instansi dekat PPI Pondokpanjang
-
Pengembangan PPI
-
Pemanfaatan SDA, Agrowisata



g. Faktor Pembatas
:
-
Hutan Mangrove kurang
-
Ekonomi bisnis : harga bahan dan pakan mahal
-
Belum ada cold strorage
-
Sosial budaya : keterampilan petani masih rendah
-
Mobilitas PPL kurang



h. Prospek peluang usaha
:
-
Penumbuhan Pola Bapak Angkat
-
Penyaluran kredit modal Pantura INTAMBU guna mengantisipasi kebutuhan umpan Longiner yang
standar di PPI Pondokpanjang
-
Rehabilitasi jalan desa tambak udang 25 km
 di Malingping dan 10 km di Panggarangan
-
Rehabilitasi saluran tambak 8 km di Malingping,
 4 km di Panggarangan
-
Pengembangan cold storage, pabrik pakan udang
skala sedang





3. Penangkapan Ikan di Laut

a. Potensi
:
201,6 ton

b. Kapasitas produksi
:
160 ton/tahun

c. Lokasi
:
Kec Malingping, Bayah dan Panggarangan

d. Kodisi sekarang
:
-
Produk baru ditargetkan 50 ton/tahun.
-
Penangkapan masih musiman, tradisional
-
Pengumpul yang mempunyai SIUP
masih sedikit



e. Kondisi yang diinginkan
:
-
Meningkatnya penangkap udang yang
mempunyai izin
-
Peningkatan penyaluran bantuan kredit
-
Motorisasi dan alat-alat penangkapan



f. Faktor pendukung
:
TPI tersedia


g. Faktor Pembatas
:
-
Hutan Mangrove kurang
-
Ekonomi bisnis : harga bahan dan pakan
mahal
-
Belum ada cold strorage
-
Sosial budaya : keterampilan petani masih
rendah
-
Mobilitas PPL kurang



h. Prospek peluang usaha
:
Penangkapan udang dengan alat efektif dan
 pemisah hasil samping (BED) by Catch
 Excluder Device, secara selektif khusus
 menangkap udang.




4. Cakalang

a. Potensi
:
124,5 ton

b. Kapasitas produksi
:
124,5 ton

c. Lokasi
:
Kec Malingping

d. Kondisi sekarang
:
Over fishing

e. Kondisi yang diinginkan
:
Pengendalian armada dan alat penangkapan

f. Faktor Pendukung
:
Pengendalian PPI dan alat tangkap payau

g. Faktor Pembatas
:
Penangkapan dilaksanakan secara musiman

h. Prospek peluang usaha
:
Cukup baik




5. Tuna

a. Potensi
:
259 ton

b. Kapasitas produksi
:
-

c. Lokasi
:
Samudera Indonesia

d. Kondisi sekarang
:
Under fishing

e. Kondisi yang diinginkan
:
Meningkatkan operasi penangkapan

f. Faktor Pendukung
:
Pengembangan PPL

g. Faktor Pembatas
:
Permodalan dan Pengetahuan, Sikap dan
Keterampilan (PSK) petani kurang.

h. Prospek peluang usaha
:
Cukup baik















BAB II
ASPEK TEKNIS DAN PROFIL KUB


A. SEKILAS TENTANG TPI atau PPI Pondokpanjang
            TPI Pondokpanjang merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Desa Pondokpanjang, memberikan retribusi yang mampu menopang Ekonomi Daerah maupun Nasional. Keberadaan TPI Pondokpanjang penting kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan dan bakul. Posisinya sangat vital untuk menopang laju pertumbuhan Ekonomi Nelayan.
            Data menunjukan bahwa pada tahun 2013 TPI Pondokpanjang memliliki 70 Perahu (Motor Tempel) dan 144 Nelayan dan apabila perhatikan Data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lebak menunjukan peningkatan yang signifikan yaitu sekitar 57,14%. Hal ini tidak terlepas dari minat masyarakat untuk menggali potensi Ekonomi Kelautan di Desa Pondokpanjang


B.  Manfaat Program
a.       Untuk meningkatkan pendapatan dalam rangka mengurangi angka kemiskinan
b.      Nelayan memiliki kapal sendiri. Alat tangkap yang tadinya hanya menjalankan kapal juragan mereka.
c.       Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga di sekitar KUB “Sinar Pangheotan”
d.      Mengurangi angka pengangguran  di masyarakat
e.       Peluang peningkatan pendapatan asli daerah

C. PROFIL KUB SINAR PANGHEOTAN
KUB “Sinar Pangheotan” berlokasi di Kampung Sukahujan, Desa Pondokpanjang  Kecamatan Cihara  Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Wilayah operasi di TPI Sukahujan.



STRUKTUR KELOMPOK


NO
NAMA
LOKASI ( RT / RW )
KAMPUNG
KETERANGAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
JAMURI
JEMAN
MUHAMAD
SAMIR
INDRA
KANTA
PARTA
IDIH
TENI
SADUN
UMIN
SAHRI
KARHADI
BAHRI
UDIN M
CISAWEY
SUKAHUJAN
SUKAHUJAN
CIGANGGAENG
SINARWARAS
SINARWARAS
LEBAKCABE
NANGKUB
NANGKUB
LEWICADAS
LEBAKCABE
WATES
WATES
LEWICADAS
GARUNG
KETUA
SEKERTARIS
BENDAHARA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA


















 
BAB V
PENUTUP

Upaya  meningkatkan  pendapatan masyarakat  sebagai salah satu indikasi meningkatnya  indek prestasi  sumberdaya manusia  adalah tanggungjawab semua pihak. KUB ”Sinar Pangheotan” mengajak semua pihak untuk berpartisipasi untuk menjadi bagaian dari proses perubahan itu. Sehingga masyarakat yang selama ini miskin menjadi masyarakat yang sejahtera.
Demikian proposal ini kami sampaikan, atas perkenan dan kebijaksanaannya kami ucapkan terima kasih.










Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Ajukan Pertanyaan Anda Disini? EmoticonEmoticon